Ketua ISNU Jatim Berikan Penguatan Kelembagaan di Yayasan Walisongo Gempol

 

Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) JAWA TIMUR, Prof Mas’ud Said, MM., Ph.D memberikan penguatan kelembagaan dan strategi pengembangan kepada pengurus Yayasan, guru dan tenaga kependidikan Yayasan Walisongo, Gempol Pasuruan.

Yayasan Walisongo Gempol merupakan yayasan besar yang menaungi  banyak Lembaga Pendidikan di antaranya: SMP Walisongo, SMA Walisongo, SMK Walisongo 1, SMK Walisongo 2,Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gempol (STIEG), dan Sekolah Tinggi Teknologi Gempol (STTG). 

Ada tiga kunci utama pengembangan Lembaga Pendidikan menurut Prof Masud Said. Yang pertama, 1) pengembangan kelembagaan dan peningkatan kualitas 2) pengembangan SDM guru dan staff pendidikan serta penguatan daya dukung, 3) pengembangan capaian obyektif, kepercayaan masyarakat dan pemerintah.

Pengembagan kelembagaan mencakup pengembangan dalam bidang kepemilikan tanah dan asset-aset lainnya. Peningkatan kualitas mencakup pengakuan akreditasi, membuat pusat keuanggulan di lembaga pendidikan yang khas. Selain itu peningkatan kuliatas kelembagaan harus dijamin dengan transformasi dari super man, menjadi super team.

Pengembangan SDM guru dan staff pendidikan serta penguatan daya dukung dilakukan dengan menguatkan yang ada. Memberi kepercayaan dengan rotasi dan pengembangan kemampuan guru dan staf. Penting bagi pimpinan Yayasan untuk berani impor tenaga tenaga baru yang kuat, sehingga turut menguatkan tenaga yang ada.  Daya dukung yang kuat itu harus dapat dilihat dan dirasakan serta dibarengi dengan peralatan yang memadahi.

Ketiga, Pengembangan capaian obyektif, kepercayaan masyarakat dan pemerintah. Pengembangan capaian akreditasi dilakukan secara ojektif (berdasar tujuan terperinci) dan didukung cara-cara yang smart. Keyakinan masyarakat dikuatkan dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk menyebarkarkan informasi Lembaga. Sejalan dengan itu, Kepercayaan masyarakat dan pemerintah akan datang sendiri manakala ada capaian yang terus menerus dan melebihi yang lain. (AL/ISNU)