Perangi Radikalisme di Indonesia, Ketua ISNU Jatim: Di Internal Kami Punya Corps Khusus

isnujatim.org - Terus perangi radikalisme, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, gelar diskusi dan kajian bertajuk Peta gerakan radikalisme di Indonesia Pascareformasi, Selasa (28/5/2019).Acara ini digelar di Ruang Salsabila lantai 1, Gedung PWNU Jatim ini, dihadiri oleh anggota ISNU Jatim.Dalam acara yang digelar dari sore hingga petang itu, Prof. Akh. Muzakki diberi mandat sebagai pembicara dan pemateri. Ketua ISNU Jatim, M. Mas'ud Said, saat dikonfirmasi mengatakan, acara yang digagas pihaknya ini pun merupakan satu upaya untuk terus memerangi gerakan radikalisme di Indonesia.

"Bahwa Indonesia ke depan harus clear dari gerakan radikalisme," ucapnya kepada TribunJatim.com saat ditemui usai acara. Hal itu, dapat terwujud, apabila seluruh elemen dapat terus bergandeng bersama memerangi radikalisme. Terutama, umat Islam yang harus memegang teguh prinsip Islam Rahmatan lil 'alamin dan Ahlus Sunnah Wal Jamaah. "Memperkuat Islam multikultural, memperkuat kasih sayang. silaturahim antar bangsa, antar umat manusia, dan juga antar kaum muslimin sendiri," tambahnya. Menyadari begitu massifnya gerakan radikalisme di tanah air, Ketua ISNU Jatim itu pun mengungkapkan, di internal ISNU telah membentuk satu corps yang berisi pakar di bidang IT dari perguruan tinggi terkemuka di Jatim. "Namanya DINUN, yaitu Dai Intelektual Nusantara Network yang bekerja untuk memerangi radikalisme lewat dunia maya," jelasnya. Menurutnya, DINUN yang dimiliki oleh ISNU Jatim ini, punya kemampuan teknologi yang mapan, sehingga, ia percaya mereka dapat memberi counter attack kepada seluruh gerakan radikal dengan sangat rapi.

Sumber : jatim.tribunnews.com

┬ęCopyright isnujatim 2018