Pesan Wagub Emil Dardak pada Muskerwil ISNU Jatim di Grahadi Surabaya

Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak mengajak sarjana-sarjana Nadlatul Ulama (NU) berperan aktif dalam pengembangan SDM di Jatim.

Dia beralasan organisasi NU yang berbasis santri dan mengakar di Masyarakat, terutama masyarakat pedesaan menjadi modal kuat untuk pengemangan intektual.

Emil mengungkapkan hal ini saat menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Ikatan Santri Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Minggu (28/4/2019).

Dalam kesempatan itu, Emil memaparkan banyak hal termasuk realitas ekonomi di Jatim

"Banyak hal yang kita bahas salah satunya adalah masalah dan realitas ekonomi konkret yang sedang kita hadapi, karena kalau ini kita paparkan di para sarjana tentu mereka juga akan berpikir untuk memutar otak dan bagaimana bersama-sama mencari solusi," kata Emil saat ditemui usai acara.

Mantan Bupati Trenggalek itu juga mengutarakan bahwa pengembangan ekonomi di Jatim haruslah seimbang, tidak hanya mengandalkan Sumberdaya Alam (SDA), tetapi Sumberdaya Manusia (SDM) nya juga harus diperkuat.

"Kita kan melihat NU ini sebagai organisasi yang sangat mengakar di masyarakat, terutama di masyarakat pedesaan dan NU ini merupakan cerminan basis santri yang ada di Indonesia terutama di Jatim," lanjutnya.

Emil melihat, ISNU merupakan organisasi yang ingin ikut mendorong intelektual movement atau pengembangan intelektual, sehingga bisa ikut mendorong pengembangan SDM di Jatim.

"Tentunya kita harapkan sarjana-sarjana yang berhikmat di ISNU ini bisa ikut menyumbangkan pikiran dan tenaganya untuk membesarkan masyarakat melalui NU," ucap Emil.

Jika hal tersebut terlaksana maka pembangunan di Jatim tentu sedikit demi sedikit akan semakin ringan karena membangun Jatim linier dengan Nahdlatul Ulama yang juga membangun umat. (sofyan arif candra sakti)


Sumber : surabaya.tribunnews.com

┬ęCopyright isnujatim 2018