Khofifah Indar Parawansa Berharap ISNU Jadi Sayap Perkembangan NU

isnujatim.org - Gubernur Jawa Timur terpilih,  Khofifah Indar Parawansa mengingatkan agar warga nahdliyin yang bergerak di bidang usaha dan ekonomi, bersiap-siap untuk menghadapi era ekonomi digital. Sebab, mau tidak mau, ekonomi digital akan datang juga  seiring perkembangan teknologi.

Demikian disampaikan Khofifah saat menghadiri Pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur di Pendopo Bupati Trenggalek, Sabtu (13/10).

Menurutnya, mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) sebaik mungkin adalah satu keharusan untuk menghadapi era ekonomi digital tersebut. Dalam hal ini, ISNU merupakan lembaga yang diharapkan dapat mengantisipasi itu.

"Di NU, lajnah, lembaga, banomnya itu banyak sekali. Di antara lajnah, lembaga, banom yang banyak itu, menurut saya yang menjadi sayap kanalisasi profesionalisme dan akademisi, intelektualitas itu ada di ISNU. Jadi ISNU harus menjadi sayap perkembangan dan kemajuan NU," kata Khofifah.

Maka, tambah Ketua Umum PP Muslimat NU ini, seluruh gerakan keagamaan dan kemasyarakatan harus berseiring dengan segala tantangan dunia.Terutama terkait dengan perkembangan teknologi informasi yang akhirnya memberi pengaruh besar pada tren ekonomi berbasis digital. 

Bagi NU, kata Khofifah, soal ekonomi bukan sesuatu yang baru. "Dulu, sebelum NU lahir, Kiai Wahab pernah menginisiasi lahirnya Nahdlatul Tujjar, yaitu (organisasi) bangkitnya para pedagang," ucapnya.

 

Jadi kalau dilihat dari jejak “digital” sejarah kebangkitan ekonomi NU yang cukup lama berdiri, seharusnya pedagang di lingkungan NU sudah masuk di berbagai sektor usaha.

“Dan hari ini kita harus menyiapkan segala sesuatunya untuk masuk ke ekonomi digital," tegasnya.

Oleh sebab itu, Khofifah berpesan agar ISNU Trenggalek dan ISNU Jatim bersinergi dan saling menguatkan untuk mengantarkan NU memasuki era ekonomi digital.

Di tempat yang sama, Bupati Trenggalek, yang juga Wakil Gubernur Jatim terpilih, Emil Elestianto Dardak, menyatakan mendukung  apa yang disampaikan  Khofifah. Bahkan, suami Arumi Bachsin itu menyebut bahwa minat warga NU Trenggalek untuk aktif di ISNU besar sekali. 

"ISNU Trenggalek dari dulu aktif. Alhamdulillah bahwa kita lihat pentolannya NU Trenggalek ini juga mau mensupport  ISNU. Ini adalah bukti gerakan NU untuk menjawab tantangan dunia yang makin kompleks," jelas Emil.

Sementara itu,  Ketua PW ISNU Jatim, HM Mas’ud Said berharap agar ISNU Trenggalek dapat meneruskan  gagasan-gagasan Gus Dur dan istiqomah dalam berkhidmah kepada NU. Menurutnya, Gus Dur rela berjuang untuk NU tanpa mempedulikan dirinya, ikhlas berjuang tanpa mengharapkan sesuatu dari NU, berkontribusi besar untuk NU, bersinergi antara spiritualitas langit dan spiritualitas bumi, mendalam ilmu agamanya dan berani membela yang benar. 

“Mari kita wujudkan nilai-nilai perjuangan Gus Dur,"  ujarnya (Imam Kusnin Ahmad/Aryudi AR).

 

Sumber : http://www.nu.or.id/post/read/97221/khofifah-harap-isnu-jadi-sayap-perkembangan-nu

┬ęCopyright isnujatim 2018