ISNU Jatim Kembali Lakukan Lompatan Organisasi, Muskerwil Digelar Komprehensif

Setelah sukses menguatkan sistem kelembagaan dan membangkitkan cabang di seluruh provinsi, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jawa Timur (ISNU Jatim) menyelenggarakan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang ke-3 pada Jumat (12/11/2021).

Digelar di Kantor PWNU Jatim, Muskerwil didahului dengan kajian yang diisi oleh Prof Kacung Marijan. Hadir sejumlah pengurus Badan Otonom (Banom) di lingkungan NU, Prof KH Sonhaji Sholeh, Prof Jazidi, dan seluruh Ketua ISNU Kabupaten/Kota dan undangan yang mengikuti secara hybrid.

"Selanjutnya agenda Muskerwil akan dilanjutkan di Kawasan Pariwisata Selorejo Malang pada tanggal 14-15 November 2021," ungkap Ketua ISNU Jatim Prof Mas'ud Said.

Selama pandemi Covid-19, lanjut Mas'ud, organisasi yang dipimpinnya ini giat menggelar sarasehan dan seminar nasional, penelitian, penulisan buku,

pengabdian masyarakat, hingga menguatkan kerjasama secara terpadu dengan pemerintah, bahkan sampai lembaga nasional seperti Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

ISNU Jatim b

Di bawah kepemimpinan Mas'ud, ISNU Jatim bekerja lebih terpadu dan sistematis. Para sarjana NU ini bertekad membantu mengisi kebutuhan strategis untuk menguatkan akademik, pengembangan perguruan tinggi, dan kebangsaan.

Di bidang pengkaderan, ISNU Jatim akan melanjutkan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) dengan target seribu kader. Pada bidang pengabdian dan kesehatan, ISNU Jatim telah bekerjasama dengan Asosiasi Rumah Sakit NU, Pehimpunan Dokter NU, dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur serta Kabupaten/Kota.

"Kami menggelar vasksinasi di sejumlah lembaga pendidikan mulai Agustus-Oktober 2021," kata Mas'ud yang juga Guru Besar di Universitas Islam Malang (Unisma) ini.

Sementara itu di bidang informasi teknologi, ISNU Jatim membangun laman sebagai rumah informasi dan sosialisasi program. ISNU Jatim juga membangunan basis ilmiah dan penguatan Aswaja dengan membangun Dai Nusantara Network yang berisi para ahli agama dan ahli IT.

ISNU Jatim dinilai telah menjadi salah satu Banom NU yang sangat dinamis dan maju. Menyongsong tahun 2022 dan 2023, Mas'ud yang juga Direktur Pascasarjana Unisma ini menyebut dirinya akan membawa organisasi ini naik kelas dalam tata kelola organisasi.(*)