ISNU Ponorogo Sukses Gelar Konfercab, Agus Setyawan Ketua Terpilih Siap Perkuat Visi Literasi

Ponorogo (14/5/23)- Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Ponorogo sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) Tahun 2023. Kegiatan tersebut bertempat di Aula Pesantren Literasi Baitul Hikmah Kecamatan Jenangan Ponorogo pada Sabtu (13/5/2023). Konfercab PC ISNU Ponorogo dibuka secara langsung oleh Ketua PW ISNU Jawa Timur Prof. H.M Mas’ud Said, MM., Ph.D.

Dr. Agus Setyawan yang lulusan S3 Antropologi UGM itu dalam sambutannya menyampaikan bahwa sarjana NU harus mengambil peran dan siap menghadapi tantangan di era society 5.0. Dr. Agus juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah turut serta menyukseskan Konfercab PC ISNU Kabupaten Ponorogo ini.

Ketua PC ISNU Kabupaten Ponorogo masa Khidmad 2018-2022, Dr. Abid Rohmanu dalam sambutannya menyampaikan bahwa, ISNU Ponorogo selama ini mengambil konsen spirit literasi kesarjanaan NU dalam berbagai kegiatannya. Dr. Abid juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas kepercayaan dan dukungan semua pihak selama masa khidmatnya.

Beberapa kegiatan ISNU Ponorogo berkaitan dengan Literasi telah dilaksanakan, semisal litarasi penulisan esai populer melalui website Nyabtu, bedah buku, literasi moderasi beragama, literasi kepemimpinan publik, lomba penulisan artikel, ngaji online, webinar penulisan populer, seminar nasional, menerbitkan buku Nalar Kritis Keagamaan dan beberapa kegiatan lainnya.

Program-program tersebut ke depan perlu dikembangkan sesuai konteks sebagaimana tema konfercab sore hari ini, yaitu “Revitalisasi Peran Kesarjanaan NU di Era Society 5.0”. ISNU  harus mampu memanfaatkan masifnya perkembangan teknologi informasi seperti big data dan artificial intelligence untuk kemaslahatan umat di tengah kemajuan zaman yang disruptif.

Sementara itu ketua PW ISNU Jawa Timur, Prof H.M Mas’ud Said, MM. Ph.D., dalam sambutannya mengungkapkan, sarjana NU yang intelektual itu istimewa. Sarjana NU harus mampu menjawab beberapa tantangan, di antaranya tantangan dalam kepemimpinan serta dalam organisasi.

Di samping itu, menurut Prof. Mas’ud, NU sebagai sebuah organisasi yang mewakili umat harus menempatkan kader-kader terbaiknya untuk mengisi posisi penting di segala lini sebagai bentuk pengabdian kepada Bangsa dan Negara. Kader-kader ISNU sebagai bagian dari kalangan intelektual didorong untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan.

Islam in Indonesia itu mostly NU. Islam Indonesia melalui NU ditunggu perannya dalam kancah global. Usianya sudah cukup matang  untuk berkembang. Kuncinya kolaborasi dalam menggerakkan organisasi. Saat ini ISNU tinggal manen saja, sarjana, Doktor, Profesor NU sudah banyak,“ ujarnya.  Ke depan ISNU Ponorogo juga perlu bergerak hingga ranting dengan membentuk PAC di setiap kecamatan.

Prof. Mas’ud menekankan pentingnya silaturrahim dengan semua stakeholders dan shareholders di Ponorogo. Selain itu, idealnya kepengurusan ISNU Ponorogo mengakomodasi komposisi 50 persen sekitar kampus dan perkotaan, kemudian sisanya kantong-kantong pesantren dan kaum intelektual  wilayah kecamatan se-kabupaten Ponorogo. Dengan demikian ISNU akan kuat, NU bermartabat, Jawa Timur Sejahtera,” Imbuhnya.  

Setelah melalui sidang pleno yang cukup khidmat dan dipimpin langsung oleh Moch. Dawud, M.Sos., Sekretaris ISNU Jawa Timur, Forum tersebut menetapkan Dr. Agus Setyawan, M.S.I sebagai Nakhoda Baru PC ISNU Ponorogo masa Khidmat 2023-2027.

Kemudian panitia membentuk tim formatur yang terdiri dari 9 orang, yaitu: Dr. Agus Setyawan, M.S.I, (Ketua terpilih), Dr. Abid Rohmanu, M.H.I. (Ketua Demisioner) Prof. Dr. Aksin, M.Ag, Dr. Iswahyudi, M.Ag., Nanik Setyowati, M.Pd.I, Heru Susanto, M.H, Aris Tontowi, M.Pd.I, Anis Khusnul Inayah, S.Pd.I, Febriani Indah Setyawati, S.I.P.

Seperti diketahui dalam Konfercab PC ISNU Ponorogo tersebut turut hadir Dewan Pakar dan Pengurus PC ISNU Ponorogo, diantaranya: Prof. Maryam Yusuf, M.Ag, Prof. Aksin M.Ag, Dr. Sutejo, Dr. Ahmadi Bardan, Dr. Iswahyudi serta beberapa tamu undangan. (Lukman S.)



Tinggalkan Balasan