Ketua ISNU Jawa Timur : Saya ingin ada Transformasi, Kerja Sama Kelembagaan Pemerintah Pusat, Provinsi & Kabupaten/Kota.

Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Timur Prof. H. M. Mas’ud Said, MM., Ph.D. memberikan pengarahaan saat acara Halal bi Halal PC ISNU Lumajang pada Jumat (12/5/23) di Aula Nagara Bhakti – BKD Lumajang Jalan Ahmad Yani No. 25 Lumajang yang dihadiri oleh Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, S.Ag, MML dan Ketua PCNU Kabupaten lumajang serta Pengurus ISNU Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo.

Dalam acara tersebut, Ketua PW ISNU yang kerap dipanggil Prof Mas’ud menyatakan bahwa semua anggota ISNU harus kerja nyata.

“ISNU itu kerja, jangan hanya bicara apalagi ISNU proposal, ISNU harus berbuat sesuatu dan kontribusi nyata ” tutur Mas’ud sambil guyon.

Ia juga menyinggung soal 7 Realisasi Program ISNU, tentang optimalisasi khidmat ISNU secara profesional dan sosial dalam rangka mempercepat Jawa Timur sejahtera.

“ISNU penguatan kaderisasi, pengkaderan harus di tata, ISNU harus meluas mendalam tidak boleh hanya formalitas, dan ISNU harus Naik Kelas” ungkapnya.

Mas’ud juga menyampaikan pentingnya pemanfaatan IT untuk organisasi.

“Penguatan ideologi aswaja harus terus dikembangkan, direvitalisasi menjadi ideologi gerakan dan pemanfaatan IT adalah utama menjawab tantangan zaman” jelasnya.

Ia mengingatkan, super tim di institusi yang mumpuni harus kuat pemanfaatan IT dan websitenya update sebagai media dakwah era digital.

“Pembuatan buku aswaja, sarjana NU harus menulis dengan keahliannya masing-masing, websitenya update” tandasnya.

Ia juga menyinggung salah satu isi dari 8 misi besar Satu Abad NU, program ke-8 tentang penguatan kerjasama, sinergi kelembagaan dengan Negara dan jaringan kultural internasional.

“Saya ingin ada transformasi, kerjasama kelembagaan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota,” tegasnya.

Mas’ud juga mengingatkan untuk berbuat baik secara nyata dan istiqomah yakinlah ada karomah, tidak perlu orang lain tahu apa yang kita kerjakan, tapi orang harus merasakan keberadaan kita.

“Mudah-mudahan ISNU membawa kejayaan bangsa Indonesia,” harapnya singkat.



Tinggalkan Balasan